SRAGEN — Dalam upaya mempersiapkan generasi dakwah yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat, DPD LDII Kabupaten Sragen menyelenggarakan Diklat Da’i-Da’iyah pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut bertempat di Aula Pondok Pesantren Budi Luhur, Gronggong RT 02, Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, dan diikuti oleh peserta Diklat Da’i-Da’iyah dari DPD LDII Kabupaten Sragen.
Diklat ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas generasi dakwah. Tidak hanya dibekali kemampuan menyampaikan materi keagamaan, para peserta juga diarahkan untuk memiliki karakter dan wawasan yang dibutuhkan dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat.
Membentuk Dai yang Religius dan Berintegritas
Dakwah tidak hanya membutuhkan kemampuan berbicara di depan jamaah. Seorang dai dan daiyah juga dituntut memiliki pemahaman agama yang baik, akhlak yang mulia, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Diklat Da’i-Da’iyah DPD LDII Kabupaten Sragen dirancang sebagai ruang pembelajaran untuk memperkuat kapasitas peserta, baik dari sisi keagamaan maupun karakter.
Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan mampu menjalankan tugas dakwah dengan mengedepankan ilmu, akhlak, keteladanan, dan integritas.
Hadirkan Pemateri dari DPP LDII
Salah satu pemateri dalam kegiatan ini adalah Pengurus DPP LDII Bidang Pendidikan Keagamaan dan Dakwah, Dr. H. Dwi Pramono, Lc., M.S.I.
Kehadiran pemateri dari tingkat pusat memberikan tambahan wawasan bagi peserta mengenai pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang dakwah.
Dakwah di tengah masyarakat yang semakin dinamis membutuhkan dai dan daiyah yang tidak hanya memahami persoalan keagamaan, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik, memahami kondisi sosial masyarakat, serta menyampaikan pesan agama secara bijaksana dan mudah diterima.
Menanamkan Nilai Religius, Nasionalis, dan Moderat
Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk generasi dakwah yang memiliki empat karakter utama, yaitu religius, nasionalis, moderat, dan berintegritas.
Karakter religius menjadi landasan utama dalam menjalankan aktivitas dakwah. Sementara itu, wawasan kebangsaan diperlukan agar para dai dan daiyah mampu menempatkan nilai-nilai keagamaan secara harmonis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sikap moderat juga menjadi bekal penting dalam berdakwah. Dengan sikap tersebut, dakwah diharapkan dapat disampaikan dengan mengedepankan keseimbangan, kedamaian, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman di tengah masyarakat.
Adapun integritas menjadi pondasi agar seorang dai maupun daiyah senantiasa konsisten antara ilmu, perkataan, dan perbuatannya.
Menjawab Tantangan Dakwah di Era Modern
Perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, termasuk informasi keagamaan. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi dakwah.
Dai dan daiyah dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai agama dan akhlak. Kemampuan menyampaikan pesan dakwah secara tepat, santun, dan relevan menjadi semakin penting.
Melalui Diklat Da’i-Da’iyah, DPD LDII Kabupaten Sragen berupaya menyiapkan kader-kader dakwah yang memiliki kompetensi sekaligus karakter kuat, sehingga mampu hadir sebagai pemberi solusi dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Menjadi Pelopor Kebaikan di Tengah Masyarakat
Lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, Diklat Da’i-Da’iyah diharapkan menjadi bagian dari proses mencetak generasi yang siap mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.
Para peserta diharapkan tidak hanya mampu menyampaikan ilmu agama, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, pelopor kebaikan, serta pribadi yang mampu menjaga kerukunan dan persatuan.
Dengan bekal ilmu dan karakter yang diperoleh selama diklat, para dai dan daiyah diharapkan semakin siap menjalankan amanah dakwah di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen DPD LDII Kabupaten Sragen untuk terus melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas generasi dakwah. Sebab, dakwah yang kuat tidak hanya lahir dari kemampuan menyampaikan pesan, tetapi juga dari pribadi yang memiliki ilmu, akhlak, wawasan kebangsaan, dan integritas.
Dari Sragen, diharapkan lahir generasi dai dan daiyah yang mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, masyarakat, bangsa, dan negara.
Religius dalam keyakinan, nasionalis dalam pengabdian, moderat dalam berdakwah, dan berintegritas dalam setiap langkah.
#LDIISragen #DiklatDaiDaiyah #LDIIUntukNegeri #DaiDaiyah #Dakwah #GenerasiDakwah #LDII


Post a Comment for "Cetak Dai-Daiyah Berkarakter: LDII Sragen Bekali Generasi Dakwah dengan Ilmu, Akhlak, dan Wawasan Kebangsaan"